Capai Usia Satu Tahun, Laba Bank Syariah Indonesia Lampaui Target dan Tumbuh 38%

Raihan impresif itu sejalan dengan konsistensi BSI dalam membangun pondasi, tranformasi digital dan pengembangan ekosistem halal di Indonesia. “Kami akan terus fokus menumbuhkan bisnis syariah yang berkelanjutan dan sehat, mengedepankan fee based dan akselerasi digital, serta membangun pondasi yang kokoh untuk pengembangan ekosistem halal di Indonesia dan kancah global. Pembukaan kantor representatif BSI Di Dubai di awal tahun ini akan menjadi kado istimewa dan hub bagi perbankan syariah nasional.” Hery menyebut total penyaluran pembiayaan mencapai Rp171,29 triliun atau naik sekitar 9,32% secara YoY dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp156,70 triliun. Rinciannya, pembiayaan konsumer mencapai Rp82,33 triliun, naik sekitar 19,99% secara YoY dari sebelumnya yang sebesar Rp 68,61 triliun.

Dari sisi kualitas pembiayaan, BSI mencatatkan NPF Nett yang membaik menjadi 0,87% pada Desember 2021. Terkait digitalisasi, perseroan terus berinovasi dalam melakukan transformasi. Hal ini terlihat dari keseriusan dalam menggarap kanal digital BSI Mobile dan E Channel. Per Desember 2021, transaksi kumulatif BSI Mobile mencapai 124,54 juta transaksi atau tumbuh sekitar 169% secara YoY. Pertumbuhan tabungan tersebut berdampak kepada membaiknya biaya dana atau cost of fund yang menjadi 2,03%. Persentase tersebut menurun dibandingkan dengan Desember 2020 yang sekitar 2,68%. Selain dari sisi bisnis, lanjut dia, BSI pun terus mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) di semua sektor bisnis dan tanggung jawab sosial perseroan.

Saat ini BSI memiliki 14 desa berdaya di seluruh Indonesia. Di desa berdaya itu BSI mengembangkan potensi ekonomi desa yang meliputi sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Sedangkan BSI Care menyasar generasi milenial melalui program BSI Scholarship yang bekerja sama dengan 31 kampus ternama di Indonesia. BSI juga berpartisipasi aktif dan bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Pada usianya yang baru genap 1 tahun, BSI telah memiliki segudang capaian dalam mendorong pertumbuhan segmen UMKM. Di antaranya peningkatan pembiayaan di sektor UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi negara. Sepanjang 2021 pembiayaan kepada segmen UMKM telah mencapai Rp39,4 triliun secara nasional dengan kualitas yang terjaga. Nilai tersebut sekitar 23,05% dari total penyaluran pembiayaan BSI. Tak ketinggalan dukungan BSI terhadap UMKM juga dimplementasikan dalam pengembangan platform per trade area, mengoptimalkan peran agregator dan reseller , hingga perluasan pasar serta peningkatan SDM. BSI pun memberikan bantuan dana untuk UMKM melalui payung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seperti program subsidi margin, subsidi KUR Super Mikro serta sinergi dengan berbagai kementerian dan BUMN yang memiliki UMKM binaan dengan kualitas baik.

Hery pun mengatakan sebagai bank syariah terbesar di Tanah Air hasil merger 3 (tiga) bank syariah milik Himbara, BSI siap menjadi “Energi Baru untuk Indonesia”. Hal ini dibuktikan dengan upaya memberikan kinerja positif untuk seluruh pemangku kepentingan serta menjadi mitra perbankan syariah yang handal, tangguh dan unik sehingga mampu bersaing di dalam negeri dan kancah global. Sebagai gambaran, rangkaian milad BSI dimulai sejak 2 Februari 2022 yang diawali dengan Tasyakuran Milad dan pemberian santunan bagi 1.111 anak yatim di seluruh Indonesia dan Wakaf Serentak untuk pembangunan Masjid BSI di Bakauheni Lampung. BSI juga akan meresmikan Masjid BSI di Kawasan Wisata Gunung Bromo. Pengguna BSI Mobile juga mendapatkan keistimewaan bebas biaya admin untuk transaksi pembayaran dan pembelian. Informasi lebih lanjut promo Milad BSI 1 dapat diunduh melalui kanal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Neuro Ean Jogie Sinaga, Calon Atlet Badminton Masa Depan Binaan IndiHome Gideon Badminton Academy
Next post Tanggapi PTM 50 Persen yang Berlangsung Hari Ini, Wagub DKI: Kami Coba Dulu