Neuro Ean Jogie Sinaga, Calon Atlet Badminton Masa Depan Binaan IndiHome Gideon Badminton Academy

Melalui IndiHome Gideon Badminton Academy (IGBA), Neuro Ean Jogie Sinaga bertekad menjadi atlet badminton di masa depan. Meski baru berusia 9 tahun ia semangat mengikuti latihan selama setahun bersama pelatih profesional IGBA. Setiap hari mengikuti latihan dua sesi, padi dan sore. Mulai dari latihan fisik hingga strategi diterapkan dalam latihan. Dalam perkembangannya, Neuro sapaan akrabnya, selama berlatih di IGBA sudah berhasil menjuarai berbagai kompetisi. Diantaranya, juara satu kategori single putra usia 9 tahun Turnamen IndiHome Sirkot PBSI Jakarta Selatan, serta masuk di perempat final Tangerang Open. Diakui Neuro, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari para pelatih hebat dibelakangnya seperti, Kurniahu Gideon. Saat ini Kurniahu menjabat sebagai penanggung jawab IGBA, sekaligus ayah dari pebulutangkis ganda putra nomor satu dunia saat ini Markus Fernaldi Gideon.

Perjalanan Neuro dan prestasi yang sudah didapat tidak terlepas dari dukungan orangtua, kedua orangtuanya ingin menjadikan anaknya atlet badminton Indonesia dan bisa mewakilkan Indonesia di kancah bulutangkis internasional. Neuro menceritakan, sangat senang berada di IGBA, selain banyak teman baru, ia juga ingin tetap tinggal di IGBA dan berjuang agar bisa menjadi pemain nasional. Dengan adanya IGBA, Neuro mengucapkan terima kasih kepada IndiHome, karena sudah memberikan wadah bagi calon atlet badminton di Indonesia. “Aku senang berada disini. Banyak teman baru dan berharap bisa tetep lanjut di sini sampai bisa menjadi pemain nasional, supaya bisa mewakilkan Indonesia bermain di kejuaraan Internasional. Aku ingin mengucapkan terima kasih untuk IndiHome yang sudah menyediakan tempat untuk calon atlet badminton Indonesia,” kata pengagum pebulutangkis kondang Taufik Hidayat tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Irfan Fadhilaf salah satu pelatih IGBA memberikan komentarnya terhadap Neuro. Irfan menuturkan Neuro adalah pemain yang spesial, skillnya diatas rata – rata anak seusianya. Jika dilakukan latih tanding dengan usia diatasnya, dia masih tetap bermain konsisten dan tidak takut walaupun lawannya berada diatas usianya. “Neuro ini anak yang spesial. Pemain kebanggaan kami di level usia 9 Tahun, skillnya diatas rata – rata anak seusianya, saat dilakukan latih tanding dengan usia diatasnya dia tidak takut dan bermain lepas, bahkan bisa menyeimbangkan lawan diatas usianya” cetus Irfan. Pada tahun 2022 ini, sudah ada agenda turnamen yang akan diikuti oleh IndiHome Gideon Badminton Academy (IGBA) dari mulai beregu hingga perseorangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Harga Emas Antam Senin, 17 Januari 2022: Turun Tipis Rp 1.000 Jadi Rp 937.000 per Gram
Next post Capai Usia Satu Tahun, Laba Bank Syariah Indonesia Lampaui Target dan Tumbuh 38%